Jl. Brigjen Katamso No. 04, Yogyakarta Telp : (0274) 372975
KIRIMKAN ARTIKEL ATAU FOTO ANDA MELALUI EMAIL : perpusmim@gmail.com

Senin, 26 September 2016

Menemukan diri melalui Jurnalistik
Oleh : Annisa Saraswati (9E)



            Jurnalistik, merupakan salah satu ekstrakurikuler di SMP Maria Immaculata Marsudirini Yogyakarta. Mulai ada sejak tahun 2007, kini Majalah MATA yang dikelola anak-anak ekstra kurikuler jurnalistik, telah sampai edisi ke-16. Seiring dengan berjalannya waktu, Majalah MATA makin digandrungi warga SMP Maria Immaculata maupun dari luar. Melalui MATA, Jurnalistik telah banyak mencetak wartawan junior berbakat.
            Berawal dari rasa penasaran saya akan dunia jurnalistik, sewaktu Kelas 7 saya memilih mengikuti ekstrakurikuler ini. Ternyata cukup banyak peminatnya. Dengan berbagai latar belakang, kami mencoba untuk saling melengkapi. Saya pun semakin yakin dan akan mengikutinya dengan sungguh-sungguh. Saat-saat awal mengikuti ekstra ini, kami harus mengikuti “pelantikan” bagi anggota baru. Kami harus menyelesaikan beberapa tantangan dari para senior. Nggak mudah memang, namun itulah gambaran yang akan kami hadapi saat mengikutinya.
            Seiring berjalannya waktu, saya semakin giat mengikuti ekstra ini. Saya menjadi salah satu Redaksi Pelaksana 1 yang tugasnya meliput kegiatan-kegiatan di dalam sekolah. Namun, tugas yang kami jalankan bukan sebatas jabatan. Kami adalah tim yang bekerjasama membuat Majalah MATA yang baik dan berjalan lancar sampai terbit.
            Saya semakin giat menulis, dan mencoba menulis berbagai macam model tulisan. Mulai dari kuis, Kata Mereka, opini, dan lainnya. Dengan banyak berlatih, ternyata menulis itu tidak sesulit apa yang selama ini kita kira. Kita bisa menuliskan apapun yang ada dalam pikiran dan hati kita. Dengan bentuk yang beragam tentunya. Akhirnya, beberapa karya saya dimuat di Majalah MATA. Saat menerima terbitan Majalah MATA, saya merasa bangga menjadi bagian dari redaksi Majalah MATA.
            Saat Kelas 8, saya memutuskan untuk tetap mengikuti ekstrakurikuler ini lagi. Dengan semangat berlipat ganda, saya ingin memberikan contoh pada adik-adik kelas lewat ekstra ini. Di tahun kedua ini, saya sudah tidak terkejut dengan pelantikan yang saya ikuti. Saya akhirnya menjadi Pemimpin Redaksi dan Acha sebagai wakilnya. Sebagai Kelas 8, kami harus mampu membimbing adik-adik kami agar dapat membuat majalah dengan baik.
            Berbagai pengalaman telah saya dapatkan dari kegiatan jurnalistik. Kegemaran menulis membuatku termotivasi untuk membuat tulisan-tulisan yang lebih baik lagi. Ditambah dengan membaca banyak buku untuk referensi, dapat semakin menambah wawasan ilmu pengetahuan. Selain itu, jurnalistik juga mampu membuat saya tidak minder tampil di hadapan banyak orang. Berbekal ide-ide kreatif yang muncul, kita dapat berbagi hal-hal yang baik kepada orang di sekitar kita.
            Jurnalistik juga membantuku menemukan diriku, bakatku, dan potensiku. Sejak mengikuti ekstra jurnalistik, saya mempunyai keinginan menjadi penulis, menciptakan buku-buku yang bagus, membagi pesan dalam tulisan, memotivasi orang lain, dan sederet tujuan baik lewat tulisan. Saya ingin menjadi seperti Paulo Coelho, HC Anderson, Andrea Hirata, dan sederet nama lain yang karyanya melanglang buana ke penjuru dunia. Dan dengan semua ini, saya berharap dapat menginspirasi dengan karya dan tulisan  yang saya hasilkan.
            Pesan dan harapan saya, jangan lelah berkarya di ekstra jurnalistik ini (dan di manapun kalian berada). Kembangkan terus bakat kalian, temukan potensimu, dan jangan lupa terus berlatih. Menulislah dengan hatimu, selain dengan pikiranmu. Buatlah karya yang jujur serta menginspirasi bagi banyak orang di sekitarmu. Janganlah memandang tulisan hanya sebagai kumpulan kata-kata, namun biarkanlah ia menjadi motivasimu setiap hari.
Seperti sabda Tuhan yang selalu kau resapi setiap hari. Jangan lupa kejar terus mimpimu dengan segenap bakat dan potensimu saat ini. Saatnya tunjukkan “Inilah aku”, yang merupakan suatu kebanggaan bagi dirimu dan orang-orang yang menganggapmu bermakna.

           

            

'

'
'