Bahaya
di balik Mie Lidi
Pasti
tahu kan jajanan yang satu ini? Ya, mie lidi. Jajanan satu ini sudah ada
bertahun-tahun lamanya dan sangat populer di kalangan pelajar SD dan SMP. Meskipun
enak dibuat cemilan, teman-teman tahu nggak sih bahayanya jajanan ini ?
BPOM (Badan Penyelidikan Obat dan Makanan)
telah menganalisa dan membongkar semua kandungan mie lidi ini. Ternyata banyak
zat-zat aditif yang terkandung dalam makanan tersebut yang tidak baik untuk
tubuh apalagi untuk anak-anak. Zat-zat aditif tersebut antara lain Rhodomin-B atau
disebut juga pewarna tekstil. Bayangkan saja makanan yang kerap kita konsumsi itu
mengandung warna tekstil, mengerikan bukan? Dampaknya bagi tubuh adalah bisa
menimbulkan pusing, sakit perut, dan yang lebih parah kanker.
Bukan
warnanya saja yang bikin menarik, rasanya yang unik pun membuat kita ketagihan
sehingga ingin lagi dan lagi. Zat ini bisa disebut juga Sodium gluamic (penyedap rasa)
asal teman-teman tahu, penyedap rasa hanya mempunyai takaran se ujung kelingking! Jika digunakan dengan
takaran yang berlebihan akan menyebabkan terhambatnya pertumbuhan anak.
Yang
terakhir yaitu Formalin (penyedap mayat).
Sudah jelas kalau bahan tersebut untuk mayat bukan untuk dikonsumsi tapi
masih ada saja pedagang yang hanya memikirkan keuntungan sendiri daripada
kesehatan si pembeli. Jika si pembeli tetap mengonsumsi zat ini maka ia akan
mengalami sakit kepala, gangguan pernafasan, batuk-batuk, radang selaput lendir
hidung, mual, mengantuk, luka pada ginjal dan sensitasi pada paru efek
neuropsikologis meliputi gangguan tidur, cepat marah, keseimbangan terganggu,
kehilangan konsentrasi dan daya ingat berkurang.
Nah,
jika teman-teman masih sayang terhadap tubuh sendiri, mulai dari sekarang
berhati-hatilah jika memilih jajanan di sekolah. Belilah cemilan di penjual
cemilan yang terpercaya. Kalau mau lebih aman, bawalah bekal dari rumah!
-
Flavia (8A)