Jl. Brigjen Katamso No. 04, Yogyakarta Telp : (0274) 372975
KIRIMKAN ARTIKEL ATAU FOTO ANDA MELALUI EMAIL : perpusmim@gmail.com

Senin, 26 September 2016

Wawancara

Jikustik dan Tekad Memberi yang Terbaik


Jikustik, band asal Yogya yang juga menjadi kebanggaan warga Yogya ini, siapa sih nggak kenal ? Lewat karya-karya musiknya, Jikustik telah memberi andil sebagai pemasok musisi daerah di kancah musik Indonesia. Belum lama ini mereka manggung di kota kelahirannya, Yogya, dan Tim MATA yang terdiri dari Clara Vani (9A) dan Nina (8A) tak melewatkan kesempatan untuk mewawancarainya ! Berikut perbincangannya !!

Siapa saja sih personil Jikustik band ini?
Personil Jikustik terdiri dari :Brian (vokalis, gitar),  Dadi (gitar, vokal), Carlo (drum), Adit (keyboard), dan Bayu (bass).

Kapan Jikustik dibentuk?
26 Februari 1966.

Apa nama fans Jikustik?
Jikustikan.

Apa sih kesibukan Jikustik belakangan ini?
Manggung yang jelas, terutama di bulan di bulan Desember dan Januari kemarin. Yang kedua, sedang mempersiapkan live acoustic album, dan 3 bulanan ini lagi me-manage distribusi album itu. Sampai saat ini, album baru kami ini sudah 11.000 copy terjual, semoga meningkat terus penjualannya di tahun 2015 ini.

Apa ada rencana untuk mengeluarkan single/album baru lagi ?
Setelah periode album live aucostic ini selesai, targetnya kami akan mengeluarkan single dan album baru lagi.

Bagaimana cara Jikustik selalu menjaga kekompakan personilnya ?
Jikustik yang sekarang adalah jikustik yang paling kompak. Saling pengertian, menjaga kekompakan itu nggak susah kok, cuma saling tahu, mengerti dan selalu memahami antar personil.

Inspirasi dalam membuat lagu didapatkan darimana ?
Dari kehidupan nyata, kisah orang lain, sahabat, dan ide sesama teman,  itu semua bisa dibuat lagu.

Apa hobi kakak selain bermain musik/bernyanyi ?
Kebanyakan dari kami suka berolahraga, seperti: basket, bulutangkis, berenang, dan lain lain.

Apa sih impian Jikustik ?
Sama seperti band-band atau artis-artis lain, yang pertama kami bisa menjaga eksistensi di dunia musik Indonesia. Kalau bisa sih kami juga bisa eksis di dunia internsional juga.

Apa sih kendala dalam membuat lagu ?
Waktu, karena kami masing-masing personil memiliki kesibukan yang berbeda-beda. Untuk bareng ke studio itu susah. Kami jarang bisa berkumpul lengkap dalam studio, tapi kalau mau bikin single baru, kami sadar diri dan kumpul bersama sehingga bisa rekaman membuat album baru dengan baik. Yang jelas dibutuhkan konsistensi.

Apa sih pendapat Kakak-Kakak Jikustik untuk masyarakat yang lebih mengidolakan band luar negeri, sehingga mengesampingkan band-band lokal?
Mengidolakan band luar itu wajar. Namun sebaiknya kita tidak mengesampingkan band-band lokal. Kami, artis/band dalam negeri juga mengeluarkan kemampuan terbaik kami dalam membuat album atau saat manggung.

Apa pesan untuk kami, Tim Redaksi Majalah MATA SMP Maria Immaculata Yogya ?
Pesen buat temen-temen redaksi MATA, tetaplah berkarya, berikan yang terbaik dalam berkarya di dunia tulis-menulis, agar dapat menjadi kebanggaan warga kota Yogyakarta yang menjadi Kota Pelajar. Jangan lelah untuk menulis, juga untuk mengeluarkan ide-ide kalian!

Apa harapan Kakak-Kakak Jikustik untuk siswa-siswi SMP Immaculata?
Jauhilah narkoba, berkaryalah selagi kalian bisa, dan sumbangkanlah talenta kalian masing-masing untuk Indonesia. Saat ini Indonesia butuh orang-orang yang berkarya dan bisa unggul dalam bersaing di dunia internasional.



'

'
'